Alasan Ilmiah Penyebab Perut Buncit pada Laki-laki Pekerja Kantoran

CNN Indonesia – Mungkin Anda pernah memperhatikan seorang atau beberapa orang pekerja kantoran yang perutnya mulai atau malahan sudah membuncit? Tahu tidak bahwa pekerja kantoran perutnya buncit ternyata ada alasan ilmiahnya mengapa kebanyakan laki-laki yang lingkar perutnya melebar.

Alasan Ilmiah Penyebab Perut Buncit pada Laki-laki Pekerja Kantoran

Ingin tahu? Sebuah Departemen Gizi Masyarakat Institut pertanian Bogor melakukan penelitian dan mengungkap bahwa penyebab dari melebarnya lingkar perut dan perut buncit serta timbulnya penyakit hipertensi, kolesterol dan kadar glukosa darah yang tinggi adalah dikarenakan gaya hidup mereka.

Beginilah cara melakukan penelitian. Penelitian dilakukan melalui survey terhadap 59 laki-laki yang bekerja di kantor-kantor swasta yang berusia 30 sampai 64 tahun. Peneliti melakukan survey dengan cara melakukan wawancara secara terstruktur dan data pengecekan kesehatan dan juga perbandingan gaya hidup.

Hasil dari penelitian tersebut terungkap bahwa 28 persen pekerja kantoran tergolong obesitas, dan yang mencengangkan ternyata bahwa lebih dari 47,1 persen laki-laki berstatus perokok yang menghisap lebih dari 15 batang rokok per hari. Dengan jumlah rokok yang besar ini berbanding lurus dengan lingkar perut.

Fitria Nurjanah, salah satu penulis penelitian mengungkapkan “Semakin banyak jumlah rokok yang dikonsumsi subjek, maka ukuran lingkar perut cenderung semakin besar,”. “Alasannya, kebiasaan merokok berkorelasi dengan peningkatan akumulasi lemak pusat.”
Selain itu, seorang perokok dapat memiliki penurunan nafsu makan karena efek nikotin jangka pendek. Namun ketika tidak merokok, maka nafsu makannya akan lebih tinggi.

Selain dapat mengungkap hal-hal tersebut di atas, dari penelitian tersebut juga terungkap bahwa 64 persen laki-laki pekerja kantoran tergolong beraktivitas fisik rendah. Rendahnya aktivitas ternyata ikut mendorong melebarnya lingkar perut.

Katrin Roosita, yang juga terlibat dalam penelitian mengatakan bahwa “Rendahnya aktivitas fisik dan mayoritas pekerjaan yang dibantu oleh alat bermotor, mesin maupun elektronik menyebabkan perpindahan posisi tubuh cukup minim”.

Laki-laki kantoran berpeluang memiliki sembilan dari 12 perilaku makan yang tidak sehat hal itu disebabkan oleh pola makan yang tidak teratur dan tidak sehat.

Pola makan yang tidak sehat yang dimaksud adalah tidak melakukan perencanaan makan, mengonsumsi makanan kalengan dan instan, makan sambil menonton televisi, mengonsumsi camilan, tidak melakukan pengaturan jumlah dan jenis makanan, mengonsumsi makanan cepat saji, menunda waktu makan, serta makan dengan cepat.

Mengapa makan sambil menonton televisi dapat menyebabkan obesitas? Diketahui sebanyak 71 persen laki-laki kantoran senang makan sembari menonton televisi, padahal perilaku tersebut dapat menyebabkan peningkatan berat badan. Hal ini dikarenakan proses makan yang terganggu karena teralihkan oleh televisi, sehingga sinyal kenyang berkurang dan cenderung akan makan secara berlebihan.

Lebih lanjut Fitria mengungkapkan “Penelitian ini menunjukkan buruknya perilaku makan subjek, Gaya hidup yang tidak sehat seperti merokok, tidak aktif bergerak, tidak rutin olahraga, membudayakan perilaku makan tidak sehat, memicu timbulnya salah satu komponen penanda sindrom metabolik yang akan berkembang menjadi beragam gangguan metabolik.”

Setelah membaca artikel Alasan Ilmiah Penyebab Perut Buncit pada Laki-laki Pekerja Kantoran ini mudah-mudahan dapat menginspirasi untuk bergaya hidup sehat.

 

Yang dicari dari search engine:

Leave a Reply