Obat Cara untuk Menyembuhkan Demam Berdarah dari Synergy

Naikkan Leukosit maka otomatis Trombosit akan Naik. Konsultasi invite WA: 081572482424. Obat Cara untuk Menyembuhkan Demam Berdarah dari Synergy.

Apa itu Demam Berdarah?

Demam berdarah atau demam dengue (disingkat DBD) adalah infeksi yang disebabkan oleh virus dengue yang menyebabkan gangguan pembuluh darah kapiler dan pada sistem pembekuan darah, sehingga mengakibatkan perdarahan. Penyakit demam berdarah dengue disebabkan oleh Nyamuk atau beberapa jenis nyamuk menularkan (atau menyebarkan) virus dengue. Demam dengue juga disebut sebagai “breakbone fever” atau “bonebreak fever” (demam sendi), karena demam tersebut dapat menyebabkan penderitanya mengalami nyeri hebat seakan-akan tulang mereka patah.

Gejala Klinis Demam Berdarah.

Sejumlah gejala dari demam dengue adalah :

1. Demam

Demam mendadak tanpa disertai gejala lain seperti pilek dan flu.

Demam tinggi (39 – 40 derajat celcius) dan dapat disertai dengan menggigil.

Demam berlangsung 5 – 7 hari (demam hari ke-tiga harus sudah diperiksakan darah untuk melihat trombosit).

Demam biphasik, yaitu demam yang berlangsung selama beberapa hari itu sempat turun ditengahnya menjadi normal (pada kondisi ini harus hati-hati di mana trombositnya sudah drop), kemudian naik lagi dan baru turun lagi saat penderita sembuh (gambaran kurva panas seperti pelana kuda).

2. Nyeri di seluruh tubuh

Seluruh penyakit yang disertai dengan demam tinggi sering diikuti dengan keluhan nyeri pada seluruh tubuh, seperti; nyeri otot, nyeri sendi, nyeri punggung, nyeri pada bola mata merupakan khas, dimana akan semakin meningkat ketika digerakan.

DI saat demam tinggi protein di dalam tubuh akan pecah, ketika protein tersebut pecah akan menimbulkan rasa nyeri.

3. Kulit ruam atau kemerahan

Ruam timbul pada saat awal panas yang berupa “flushing” yaitu berupa kemerahan pada daerah muka, leher dan dada. Ruam juga dapat timbul pada hari ke-4 sakit berpa bercak-bercak merah kecil seperti bercak pada penyakit campak.

Kadang-kadang ruam yang seperti campak ini hanya timbul pada daerah lengan atau kaki saja sehingga memberi bentuk spesifik seperti kaos tangan / kaki.

4. Perdarahan

– Perdarahan kecil-kecil di kulit (petechiae)

– Perdarahan agak besar di kulitĀ  (echimosis)

– Perdarahan gusi

– Perdarahan hidung

– Kadang-kadang dapat terjadi perdarahan yang masif dan berujung pada kematian.

Tanda perdarahan ini tidak selalu didapat secara spontan oleh penderita, bahkan pada sebagian besar penderita tanda perdarahan ini muncul setelah dilakukan test Tourniquet.

Test tourniquet menggunakan tensimeter. Silahkan kunjungi dokter keluarga Anda untuk melakukan test tourniquet ini.

5. Gejala Klinis lain

– Anoreksia, lemah, mual, muntah, sakit perut, diare, kejang, dan sakit kepala

– Hepatomegali (pembesaran hati)

– Syok, tekanan darah menurun menjadi 20 mmHG atau kurang. tekanan sistolik sampai 80 mmHG atau lebih rendah.

Gejala akan muncul antara 3 dan 14 hari setelah seseorang terpajan virus dengue. Seringkali gejala muncul setelah 4 hingga 7 hari. Oleh karena itu jika seseorang baru kembali dari wilayah yang memiliki banyak kasus dengue, kemudian ia menderita demam atau gejala lainnya setelah lebih dari 14 hari dia kembali dari wilayah tersebut, kemungkinan penyakitnya tersebut bukan dengue.

Seringkali, apabila anak-anak terkena demam dengue, gejala yang muncul sama dengan gejala pilek atau gastroenteritis (atau flu perut; misalnya, muntah-muntah dan diare). Namun, anak-anak mungkin mengalami masalah yang parah karena demam dengue.

fase demam berdarah dengue

Laju Penyakit Secara Klinis

Pada sejumlah pasien, demam dengue dapat berubah menjadi satu dari dua bentuk yang mengancam jiwa. Yang pertama adalah demam berdarah, yang menyebabkan pendarahan, kebocoran pembuluh darah (saluran yang mengalirkan darah), dan rendahnya tingkat trombosit darah (yang menyebabkan darah membeku). Yang kedua adalah sindrom renjat dengue, yang menyebabkan tekanan darah rendah yang berbahaya.

Orang-orang dapat melindungi diri mereka dari nyamuk dan meminimalkan jumlah gigitan nyamuk. Para ilmuwan juga menganjurkan untuk memperkecil habitat nyamuk dan mengurangi jumlah nyamuk yang ada. Apabila seseorang terkena demam dengue, biasanya dia dapat pulih hanya dengan meminum cukup cairan, selama penyakitnya tersebut masih ringan atau tidak parah. Jika seseorang mengalami kasus yang lebih parah, dia mungkin memerlukan cairan infus (cairan yang dimasukkan melalui vena, menggunakan jarum dan pipa infus), atau transfusi darah (diberikan darah dari orang lain).

Penanganan Demam

dr. Roy Indrasoemantri pada presentasi dengan tema Demam Berdarah Dengue di salah satu rumah sakit yang dipimpinnya di Jakarta, mengemukakan cara terbaik dalam menangani penyakit Demam Berdarah secara cepat dan aman. Beliau mengemukakan antara lain:

1. Minum air putih banyak

2. Gunakan obat penurun panas untuk atasi demam

3. Gunakan Liquid Chlorophyll (Klorofil) baik untuk dikonsumsi maupun untuk kompress kepala. Pemakaian klorofil digunakan standar pemakaian untuk mencegah timbulnya perdarahan. Cara menggunakan klorofil untuk kompress adalah 1 sendok makan klorofil dicampur dengan 2 gelas air, kain dibasahkan dan ditempelkan di kepala atau ketiak kiri dan kanan.

4. Gunakan Synergy Colostrum untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Colostrum berfungsi untuk meningkatkan Leukosit, dimana jika leukosit meningkat maka secara otomatis Trombosit juga akan naik dan selanjutnya langsung menuju proses penyembuhan.

Cara pemakaian Colostrum :

– Dewasa: 3 x 5 (kapsul) sebelum makan

– Anak-anak di bawah 5 tahun: 3 x 1 (kapsul)

– Untuk proses pencegahan orang dewasa: 1 x 3 (kapsul) sebelum tidur

5. Periksa kesehatan ke dokter atau sarana kesehatan yang memiliki fasilitas laboratorium.

Tes Laboratorium

1. Pemeriksaan Darah Rutin

Hematrokit (Ht). lebih besar 3 kali dari Haemoglobin (Hg) atau lebih dari 20% nilai normalnya, hal ini menunjukan terjadi haemokosentrasi atau pemekatan darah.

Leukosit. Normal atau lebih kecil dari 5000 /ml.

Trombositopenia, jumlah trombosit kurang dari 100.000 / mm3.

2. Uji Serologi (Dengue Blot Test).

Berupa muculnya titet antibodi dengan hemaglutinasi, inhibisi 1280 atau lebih yang sebanding dengan titet positif zat antibodi lgM pada fase akhir yang akut pada fase konvalesens.

Demam dengue ini didiagnosis menggunakan pengujian laboratorium mikrobiologis. Beberapa tes berbeda dapat dilakukan. Satu tes (isolasi virus) mengisolasi (atau memisahkan) virus dengue dalam kultur (atau sampel) sel. Tes lainnya (deteksi asam nukleat) mencari asam nukleat dari virus, menggunakan teknik yang disebut reaksi rantai polimerase (PCR). Tes ketiga (deteksi antigen) mencari antigen dari virus. Tes lainnya mencari beberapa antibodi di dalam darah yang dibuat oleh tubuh untuk memerangi virus dengue. Tes isolasi virus dan deteksi asam nukleus bekerja lebih baik daripada deteksi antigen. Namun, tes ini lebih mahal, sehingga tidak tersedia di banyak fasilitas kesehatan. Apabila dengue masih dalam tahap awal penyakit, semua hasil tes mungkin negatif (berarti bahwa hasil tes tersebut tidak menunjukkan bahwa pasien menderita penyakit tersebut).

Kecuali tes antibodi, tes laboratorium hanya dapat mendiagnosis demam dengue selama fase akut (awal) dari penyakit tersebut. Namun, tes antibodi dapat memastikan bahwa orang tersebut menderita dengue dalam fase berikutnya dari infeksti tersebut. Tubuh membuat antibodi yang secara khusus memerangi virus dengue setelah 5 hingga 7 hari

Artikel ini sangat bermanfaat, share ke orang-orang yang Anda cintai.


 

KONSULTASI dan PEMESANAN Produk Synergy Colostrum dan Liquid Chlorophyll (Klorofil), hubungi : 0815 7248 2424 atau invite WA: WA: 081572482424.


 

 

 

Yang dicari dari search engine: