Penyebab Penyakit ASMA dan Cara Penyembuhannya

Asma adalah penyakit peradangan (inflamasi) kronis pada saluran pernafasan, sehingga menyebabkan respon yang berlebihan pada saluran pernafasan. Berikut beberapa penyebab penyakit asma dan cara penyembuhannya.

Gejala penyakit asma sangat bervariasi dan berulang dan yang umum timbul adalah mengi (nafas berbunyi ngik-ngik), batuk-batuk (terutama pada waktu malam atau  pagi hari) , dada terasa berat dan sesak nafas.

Penyakit asma adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja baik itu orang dewasa maupun anak-anak, namun demikian pada umumnya lebih sering terjadi pada orang dewasa dengan usia 30 tahun dan anak-anak dengan usia dibawah 5 tahun (balita).

Meskipun penyebab penyakit asma belum diketahui secara pasti, namun ada beberapa hal yang dapat memicu terjadinya penyakit asma, yaitu :

1. Faktor keturunan
Riwayat keluarga merupakan faktor resiko asma. Seseorang yang terkena penyakit ini, bisa dipastikan bahwa ia mewarisinya dari kedua orang tuanya atau dari kakek neneknya.

2. Faktor lingkungan
Lingkungan yang kotor, berdebu serta adanya peliharaan binatang yang berbulu halus akan memicu penyakit asma.

3. Makanan dan minuman
Disamping minuman dingin, makanan dengan kandungan MSG yang tinggi dan bahan pengawet juga memicu penyakit asma.

4. Udara dingin
Ruangan dengan AC yang sangat dingin serta udara di luar ruangan yang dingin menjadi pemicu asma.

Penyembuhan dan pencegahan penyakit asma

1. Penderita penyakit asma dianjurkan untuk mendapatkan istirahat dan tidur yang cukup

2. Berhenti kebiasaan merokok

3. Kurangi kegiatan yang yang dapat menguras fisik yang mengakibatkan kelelahan, berolahraga lah yang ringan seperti berenang dan jalan kaki.

4. Penderita asma pada anak, berikan motivasi kepada anak bahwa dia anak yang sehat, karena secara psikologis seorang anak akan merasa minder jika menderita penyakit asma yang efeknya asmanya tidak sembuh-sembuh.

5. Bersihkan ruangan dirumah supaya terbebas dari debu dan bulu-bulu halus, seperti pada karpet, koran, buku, majalah, dan lain-lain

6. Konsumsi obat alami yang didapat dari tumbuhan alami, seperti : Daun Legundi (vitex Trijilia L), Rimpang temulawak (Curcuma Xanthorrhiza Roxb),  Buah Ceremai, Bunga Matahari, Daun Kemukus,

 

Makanan Pantangn bagi Penderita ASMA

Lemon Jus
Jika ingin meminum lemon, sebaiknya diperas saja karena lebih segar dan penderita asma akan merasa lebih lega.

Acar
Hindari mengkonsumsi acar dan paprika, apalagi jika penderita asma sensitif terhadap sulfit.

Minuman Fermentasi
Minuman fermentasi seperti Bir, Anggur. Minuman semacam ini mengandung sulfit dan hal ini lah yang menyebabkan kesulitan bernapas pada penderita asma setelah mengkonsumsinya.

Buah atau Sayuran Kering
Ada makanan khas Meksiko yaitu Ceri Maraschino dan Guacamole yang harus dihindari. Buah-buahan kering seperti kismis, nanas, aprikot dan cranberry, makanan ini sebaiknya dihindari dulu.

Kentang dalam Kemasan
Hindari kentang yang digoreng, karena mengandung sulfit. Menu kentang dapat diganti dengan menu yang lebih sehat dengan kentang manis panggang atau kentang panggang dengan ditambahi minyak zaitun.

Udang
Hindari Udang yang dibekukan, karena mengandung sulfit. Sulfit digunakan sebagai zat tambahan untuk mencegah munculnya bintik-bintik hitam pada udang. Akan lebih baik jika mengkonsumsi udang segar.

Makanan Lain yang Mengandung Sulfit
Makanan lain yang perlu dihindari oleh penderita asma karena mengandung sulfit, adalah asparagus, daun bawang, pati jagung, telur, bawang putih, selada, sirup maple, salmon, produk kedelai dan tomat.

Yang dicari dari search engine:

Leave a Reply